IOM – INFISA Kerjasama Pelatihan Cegah Traficking ABK

TEGAL – International Organization for Migration (IOM) atau Organisasi Internasional yang mengurusi perpindah penduduk (Migrasi) bekerjasama dengan Indonesia Fishery Association melakukan pelatihan Teknik Wawancara dan Identifikasi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Pelatihan yang digelar pada Kamis-Jumat (26-27 Oktober 2017) di Sekertariat INFISA ini dibimbing oleh pengajar dari IOM Yaser dan diikuti 9 mantan ABK dan keluarga ABK. Pelatihan meliputi teori dan praktek teknis wawancara korban TPPO.

“Melalui pelatihan tekhnik wawancara kepada tim anggota binaan INFSIA baik teori dan praktek diharapkan mereka bisa langsung mengidentifikasi tindak TPPO,” ujar Sekjen INFISA Jamaluddin Suryahadikusumah ditemui di Tegal, Sabtu (28/10/2017).

Miftah Ahnan (25), salah seorang peserta pelatihan bersyukur bisa mengikuti pelatihan ini. “Saya jadi lebih percaya diri dan siap untuk melakukan pendampingan advokasi dan membantu pemerintah mencegah kasus traficking sektor ABK,” ujar Maftuh.

INFISA adalah organisasi yang mengurusi ABK, didirikan oleh pegiat TKI di Tegal pada tahun 2011. INFISA saat ini sudah memeliki cabang di Jakarta, Provinsi Maluku, Maluku Utara, Provinsi Papua dan Papua Barat (Tebes).

Tinggalkan Balasan